Jumat, 14 Juni 2013

This is Me. Not an Autobiography, but... it's About Me.

I am Andaru Danurdana. Mungkin beberapa dari lu semua tau siapa gue. Namun gue belom tentu tau siapa lu. Gue belom pernah menjelaskan secara detail gue itu gimana. Who am I? I am nobody. I'm just a boy with  ordinary talents and shit.

Kalo menurut gue, gue adalah seseorang yang ngeselin, pelit, bejat, dan... weird. Some of my friends, if I have any, said that I actually have those things. Ngeselin, pelit, bejat, weird, and such things. Yes, I do weird. Tapi gue gak tau kenapa gue bisa punya temen. Gue pernah dapet angket Tersongong, which is true. Dan juga angket Terjutek, which is also true. Dan TERBOKEP. I didn't see that coming. Tapi gue juga dapet angket TerUpdate, meskipun gue merupakan seseorang yang kurang suka bersosialisasi, dalam konteks ini, bersosialisasi di dunia nyata. But I am, actually, an internet lurker. I have Facebook (but I use it no more), Twitter, Instagram, Path, YouTube Account, and many more. Gue emang doyan ngoceh, tapi gue nggak berani mengutarakan semuanya di dunia nyata. Walhasil, semuanya gue utarain di twitter atau blog atau apalah. AnSos? Maybe. AnSocMed? No, I'm not.

Beberapa temen gue bilang, gue ini ngeselin. Setiap ada yang minta film, gue pasti minta duit. Minta install ulang, bayar. Mereka bilang itu ngeselin. Gue bilang itu usaha agar bisa bertahan hidup. Gue juga pelit. Hal-hal yang gue sebutin di atas tadi adalah contoh seberapa pelitnya gue.

Gue juga bejat. Bukan, gue nggak pernah memperkosa orang. Bukan bejat dalam konteks itu. Beberapa ide dari chaos yang pernah terjadi di kelas maupun rumah, sebagian adalah ide gue. Banyak yang bilang gue jadi bandel, jadi males, gara-gara temenan sama orang sebangsa Qantas Neja Suko Duanda HSC dll. No, I'm not. Gue emang begini. Guelah yang membuat mereka bersifat seperti gue, bukan mereka yang membuat gue bersifat seperti mereka. Ketika gue punya temen pendiem, gue sering menggerujuk temen gue itu dengan segala hal bejat yang gue tau. And, they turned into monsters. Gue mengubah mereka dari seorang pendiem menjadi seorang brengsek. Dan gue bangga atas semua itu.

Weird. My weirdness. Guru BK gue bilang IQ gue 149. IQ yang setara anak-anak kelas akselerasi. Tapi nilai gue nggak setinggi mereka. Oke, gue ini males, I have to say that. And it is true. Setiap gue tes bakat, atau tes kemampuan, atau tes otak, mereka (orang-orang penyelenggara tes gak penting itu) bilang kalo gue dominan otak kiri. Otak kiri digunakan untuk hal eksak, hal logis, hitungan, dan lain-lain. Contohnya matematika. But you know what? I FUCKING HATE MATH AND PHYSICS AND SUCH MOTHERFUCKING SHITS. Gue lebih suka gambar daripada hal-hal itu. Dan hal yang berhubungan dengan menggambar ada di otak kanan. Gue suka ngedoodle, gue suka bikin film, gue suka nonton film, dan semuanya ada di otak kanan. Gue benci sama hal-hal yang harusnya gue suka, seperti matematika. Gue dominan otak kiri, tapi gue benci matematika. Apakah itu tidak aneh? Isn't it weird?

Gue adalah seseorang yang aneh. Right? Gue nggak pernah nulis hal-hal macem ini, karena gue nggak mau orang ngejudge gue karena hal-hal itu. Tapi sekarang, gue nggak peduli. Orang harus tau siapa gue sebenernya. Gue adalah seseorang yang.., seperti itu. Seperti yang gue sebutin di atas.

Gue aneh, gue gak pinter soal cinta, gue bego dalam pelajaran, dan gue pemalas. Emang hal-hal itu nggak penting, tapi gue bangga bisa jadi diri gue. Gue bangga bisa jadi aneh, pemalas, bego, dan nggak pinter soal cinta. Toh suatu saat nanti gue pasti bisa sukses jadian sama cewek. I don't care, gue bangga. Gue Andaru Danurdana, dan ini gue.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Yes. Any comments are acceptable. Except ads. No ads. NO FUCKIN ADS.